wajahborneo.com, Seruyan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) berhasil meraih Juara 2 dalam ajang penilaian inovasi kategori Tata Kelola Pemerintahan berkat aplikasi Pusaka SDA (Pusat Data Kegiatan Sumber Daya Air).
Inovasi yang diluncurkan sejak Juni 2023 oleh Kepala Bidang SDA, Iwan Zulianto, tersebut hadir untuk mentransformasi sistem pengarsipan konvensional menjadi terpusat dan berbasis digital.
Aplikasi Pusaka SDA mengintegrasikan seluruh dokumen penting, mulai dari dokumen pekerjaan—seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB), Harga Perkiraan Sendiri (HPS), gambar teknis, hingga laporan penyedia jasa—ke dalam satu basis data terpadu.
Selain fungsi kearsipan, platform ini juga dirancang untuk memantau progres kegiatan fisik dan keuangan yang bisa diakses secara real-time.
“Melalui aplikasi ini, tata kelola kearsipan menjadi jauh lebih tertata dan terpusat. Pimpinan maupun staf dapat dengan cepat mengakses data paket pekerjaan hingga dokumen kontrak tahun-tahun sebelumnya tanpa perlu membawa tumpukan berkas fisik,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Nurhadian melalui Kepala Bidang SDA, Iwan Zulianto, selaku pengembang inovasi.
Selain itu, keunggulan aplikasi Pusaka SDA terletak pada aspek kebaruan (novelty), kemudahan, serta efisiensi tata kelola internal yang ditawarkannya.
Ke depan, katanya, atas arahan Kepala Dinas PUPR, Nurhadian, aplikasi ini rencananya akan dikembangkan untuk seluruh bidang di lingkungan Dinas PUPR.
Pengembangan skala dinas ini diharapkan semakin mempermudah pemantauan seluruh program kerja daerah secara transparan, akuntabel, dan efisien. (*/red3)

