wajahb👁️rneo.com, Seruyan — Seluruh jajaran Polres Seruyan diminta untuk segera mempersiapkan Operasi Ketupat 2026, pencegahan penyimpangan anggota, serta penanganan konflik sosial.
Demikian tiga poin utama arahan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan kepada Kapolres Seruyan dan jajaran yang disampaikan melalui video conference di Gedung Vicon Wicaksana Leghawa Polres Seruyan, Kamis, 5 Maret 2026.
Pertemuan daring tersebut juga diikuti Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi didampingi Wakapolres Kompol Hendry, Pejabat Utama (PJU) Polres Seruyan, beserta personel lainnya melalui
“Tiga poin ini menjadi fokus utama untuk dapat dipahami setiap anggota dilingkup Polres masing-masing,” katanya.
Dia menjelaskan, perubahan paradigma operasi bersifat spiritual dan sosial. Untuk itu jajaran diminta tidak hanya fokus pada arus mudik dan balik, tetapi juga pengamanan ibadah puasa, sholat Ied, kegiatan masyarakat, tempat wisata, hingga penyaluran zakat dan THR.
“Kita minta Pos Pengamanan dan pelayanan harus ditempatkan di titik strategis, berikan manfaat nyata bagi masyarakat. Spanduk sosialisasi Call Center 110 harus seragam di seluruh Kalteng,” pintanya.
Iwan menginstruksikan, setiap Polres agar peningkatan patroli malam guna mengantisipasi balap liar, pengecekan moda transportasi untuk menekan angka kecelakaan, serta pengaturan pembagian zakat dan THR agar tidak menimbulkan kerumunan.
Selain itu, dia menegaskan, pentingnya pengawasan melekat dari pimpinan tertinggi hingga tingkat satuan. Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.
“Kami akan tindak tegas anggota yang terbukti positif menggunakan narkoba, Jaga citra nama baik Polri dan laksanakan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) secara rutin dan sungguh-sungguh, bukan sekadar rutinitas,” jelasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto
