ωajàhßörneo.cóm, Barito Utara — Uji substansi bagi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) dan Bakal Calon Pengawas Sekolah (BCPS) Tahun 2026 ini dirancang untuk menyaring figur yang tak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki integritas dan visi pembaruan.
Proses penyaringan calon kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi digelar. Kegiatan berbasis uji kompetensi tersebut berlangsung daring di SMK Negeri 1 Muara Teweh, Barito Utara, Rabu, 8 Juli 2026.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, mengatakan, penataan mutu pendidikan harus dimulai dari pembenahan kepemimpinan di tingkat sekolah.
“Kepala sekolah dan pengawas memegang peran strategis. Seleksi harus objektif agar melahirkan sosok yang betul-betul kompeten,” katanya, Jumat, 10 Juli 2026.
Nety menilai, kepemimpinan sekolah saat ini tak lagi cukup mengandalkan formalitas birokrasi. Kompleksitas tantangan dunia pendidikan menuntut manajer sekolah yang inovatif serta berani mengambil keputusan tepat demi kemajuan murid dan tenaga pendidik.
Dia mengingatkan para peserta agar tidak sekadar mengejar jabatan, melainkan menjadikan tahapan tes sebagai ajang mengukur dan meningkatkan kapasitas diri.
“Lembaga legislatif mendukung penuh penyiapan SDM pendidikan yang tangguh. Seleksi ini sarana penting menjaring figur yang mampu mendongkrak prestasi sekolah,” ujarnya.
Barito Utara menjadi salah satu pusat pelaksanaan ujian untuk wilayah Kalimantan Tengah. Penunjukan ini dinilai sebagai peluang menunjukkan kesiapan fasilitas dan kualitas SDM lokal di arena seleksi tingkat provinsi.
“Hasil dari seleksi ini diharapkan melahirkan barisan kepala sekolah dan pengawas baru yang siap mendorong perataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Barito Utara,” tuturnya. (tio/bam/red2)
