Legislator Seruyan Ini Sarankan APBD 2026 Difokuskan untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan di Wilayah Hulu

Ketua Fraksi PDIP Seruyan Subani saat diwawancara di Ruang Kerja Komisi A, Kamis, 2 Juli 2026. Foto/Said Muhamad Dandi/wajahborneo.com

wajahborneo.com, Seruyan – Insfratruktur di Daerah Pemilihan (Dapil) II dan III memerlukan perhatian yang lebih serius dari Pemerintah Daerah (Pemda). Pasalnya, masih banyak jalan penghubung antar desa dan kecamatan di wilayah hulu yang membutuhkan penanganan segera.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, Subani menyarankan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2026 ini difokuskan pada penanganan jalan di wilayah tersebut.

“Efisiensi sebetulnya tepat, artinya ketika melihat saudara kita di Dapil II dan III yang begitu memprihatinkan. Asumsi kita, APBD TA 2026 sudah seyogyanya diprioritaskan ke sana. Anggaran perbaikan jalan di Dapil II dan III nilainya sangat kecil sekali. Padahal, infrastruktur jalan ini menjadi pondasi sebuah kemajuan daerah,” katanya saat diwawancara di Ruang Komisi A, Kamis, 2 Juli 2026.

Subani yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP ini menekankan, semestinya masyarakat di Dapil II dan III mendapatkan prioritas pembangunan yang lebih. Jika mengacu pada luasan wilayah Kabupaten Seruyan, Dapil II Dapil III mencakup 80 persen wilayah Seruyan.

“Panjang jalan dari Dapil II ke Dapil III itu sekitar 1.200 kilometer lebih dan luasannya mencapaiu 15.000 kilometer persegi (Km2). Jadi sangat mungkin bagi kami untuk mendorong pihak eksekutif agar mengalokasikan APBD 2026 ini sebesar-besarnya untuk perbaikan jalan ke wilayah hulu,” ujarnya.

Dia mengajak eksekutif dan legislatif agar bersama satu tujuan mendorong percepatan pembangunan di daerah-daerah yang masih sangat membutuhkan infrastruktur jalan penghubung yang memadai.

“Tentu, jika akses jalan sudah memadai, perekonomian masyarakat juga akan membaik secara bertahap. Kami ingin pembangunan fokus ke infrastruktur jalan terl;ebih dahulu, kalau tidak bisa aspal, bisa di smenisasi atau yang lainnya, agar jalan-jalan penghubung ini fungsional,” jelasnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link