wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Maryani Sabran, kembali menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang merata merupakan kunci untuk membuka gerbang kesejahteraan bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah pelosok yang selama ini terpinggirkan.
Dalam pernyataannya, Sabtu, 25 Januari 2025, Maryani menyuarakan keprihatinan atas masih banyaknya wilayah terpencil di Kalteng yang belum menikmati akses jalan yang layak, listrik stabil, fasilitas pendidikan memadai, dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau.
“Kita tidak boleh membiarkan ada satu pun masyarakat tertinggal karena minimnya infrastruktur. Jalan yang baik bukan sekadar penghubung, tapi penentu masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Maryani menekankan bahwa infrastruktur bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga pembuka peluang ekonomi baru. Dengan akses yang memadai, sektor pertanian, pariwisata lokal, dan perdagangan di pedesaan bisa tumbuh pesat.
“Bayangkan jika hasil pertanian bisa langsung dibawa ke pasar tanpa hambatan jalan rusak, atau desa-desa yang punya potensi wisata bisa dikunjungi wisatawan. Semua itu butuh akses,” tambahnya.
Politisi PDI Perjuangan ini mengapresiasi langkah-langkah pemerintah daerah yang mulai fokus membangun desa, namun mengingatkan pentingnya akselerasi dan pengawasan ketat agar proyek berjalan tepat sasaran.
“Pembangunan harus tepat guna, terencana, dan mengutamakan kebutuhan masyarakat. Tidak boleh ada desa yang tertinggal,” tegas politisi perempuan dari Kalteng itu.
“Kalau kita bersatu, pembangunan bukan hanya akan cepat, tapi juga berkelanjutan. Infrastruktur merata, Kalteng sejahtera,” jelasnya. (din/red2)

