wajahborneo.com, Seruyan – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk masyarakat, dalam pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.
Survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang terukur mengenai status gizi balita, khususnya terkait masalah stunting, di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan.
Adapun pelaksanaan survei ini akan mencakup 10 kecamatan, 43 desa dan kelurahan, serta 64 blok sensus di Kabupaten Seruyan.
Bahrun abbas yang juga menjabat Kadis Kesehatan menegaskan bahwa survei ini sangat penting untuk memastikan data akurat terkait kondisi gizi balita, yang kemudian akan digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan kesehatan di masa mendatang.
“Dengan adanya SSGI, kami berharap seluruh pemangku kepentingan memahami mekanisme pelaksanaan survei ini dan memberikan komitmen penuh untuk mendukung serta mengawal prosesnya. Hal ini penting untuk memastikan survei berjalan lancar dan tepat sasaran,” kata Abbas, Selasa, 22 Oktober 2024
Dia juga menambahkan bahwa hasil dari survei ini akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan jangka panjang, terutama dalam penanganan stunting di Kabupaten Seruyan.
Diharapkan, survei ini dapat memberikan informasi yang mendalam dan akurat sehingga berbagai program kesehatan dapat diimplementasikan dengan lebih efektif.
“Informasi yang diperoleh dari data survei ini akan sangat membantu dalam menetapkan tujuan rencana jangka panjang, khususnya untuk menangani masalah stunting, “ tuturnya.
Abbas berharap, hasil survei ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Seruyan. (*/red3)

