wajahborneo.com, Barito Utara -, meminta agar seleksi 76 peserta calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara tahun 2024 diperketat.
Itu dimaksudkan untuk menghasilkan anggota Paskibraka terbaik yang tidak hanya cakap dalam baris-berbaris dan pengibaran bendera, tetapi juga memiliki mental kebangsaan yang kuat dan berkarakter Pancasila.
“Saya harap seleksi Paskibraka tahun ini lebih ketat,” ujar Suhendra, Rabu, 24 April 2024.
“Ini adalah kesempatan penting bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka kepada bangsa dan negara,” katanya.
Menurut Suhendra, tahapan seleksi yang memasuki fase seleksi kepribadian dan PBB (Penampilan Baris-Berbaris) memang harus lebih ketat. Pasalnya, tahap ini merupakan tahap akhir yang akan menentukan siapa yang terpilih menjadi anggota Paskibraka.
“Seleksi PBB di Arena Tiara Batara akan menjadi penentu akhir,” kata anggota Komisi II DPRD Barito Utara ini. Hanya mereka yang benar-benar terbaiklah yang akan berkesempatan mengibarkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus nanti,” katanya.
Suhendra menambahkan bahwa Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris dan pengibaran bendera. Lebih dari itu, Paskibraka merupakan wadah pembinaan mental kebangsaan dan karakter para pemuda.
“Diharapkan melalui pembinaan di Paskibraka, para pemuda ini akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter Pancasila, berwawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.
Untuk itu, Suhendra juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi Paskibraka.
“Semua proses seleksi harus dilakukan dengan adil dan objektif, tanpa ada nepotisme atau intervensi dari pihak manapun,” tegasnya.
Masyarakat Barito Utara tentu menaruh harapan besar kepada para anggota Paskibraka yang terpilih nanti. Diharapkan mereka dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dan membawa nama baik Kabupaten Barito Utara di kancah nasional. (yon/red2)

