Pemprov Kalteng Sebut Pembangunan Koperasi Merah Putih Sudah 30 Persen

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Herson B. Aden memimpin rapat evaluasi kesiapan pembangunan Koperasi Merah Putih, Senin, 19 Januari 2026. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangka Raya – Mendukung program strategis Pemerintah Pusat agar berjalan sesuai dengan perencanaan awal. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan target pembangunan Koperasi Merah Putih dengan rencana membangun 500 unit atau 30 persen yang dipastikan rampung Maret 2026.

“Target sebetulnya paling tidak 30 persen dari total ini harus selesai di bulan Maret ini, yaitu 500 gerai. Pembangunan dilakukan terus setiap harinya,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden usai memimpin rapat evaluasi kesiapan pembangunan Koperasi Merah Putih, Senin, 19 Januari 2026.

Herson mengungkapkan, percepatan pembangunan gerai koperasi Merah Putih terus dilakukan meski menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, seperti kondisi geografis hingga persoalan regulasi lahan di beberapa daerah.

Dia menyebut, berdasarkan data sementara, pembangunan koperasi sudah menunjukkan progres yang cukup signifikan. Saat ini tercatat 100 unit gerai selesai dibangun, sementara 171 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.

“Meski menghadapi berbagai tantangan progres pembangunan sudah berjalan maksimal dengan 100 unit gerai terbangun,” katanya.

Herson menjelaskan, selain mengejar target pembangunan, pemerintah daerah (Pemda) juga menegaskan pentingnya kualitas bangunan yang dibangun. Setiap gerai koperasi didirikan dengan konsep infrastruktur permanen agar mampu berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.

“Pembangunan unit koperasi tersebut dikerjakan PT Agrinas dengan standar bangunan permanen berbahan beton. Konsepnya di desain menyerupai ritel modern sehingga mampu meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat Kalteng,” paparnya. (din/red2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Exit mobile version