Peringati Hari Lingkungan Hidup sedunia, Plh Sekda Seruyan Pimpin Aksi Gotong Royong di Pasar Saik Kuala Pembuang

Plh Sekda Seruyan dr. Bahrun Abbas usai melakukan kegiatan gotong royong di Pasar Saik Kuala Pembuang, Minggu, 7 Juni 2026. Foto/Ist

wajahborneo.com, Seruyan – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas memimpin aksi gotong royong atau kurve massal memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, yang dilaksanakan di lingkungan Pasar Sayur dan Ikan (Saik) Kuala Pembuang, Minggu, 7 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti juga kepala perangkat daerah, dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Seruyan. Kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan berkelanjutan.

Abbas mengutarakan, peserta gotong royong antusias membersihkan beberapa titik di area Pasar Saik Kuala Pembuang yang menjadi pusat aktivitas perekonomian masyarakat. Dengan mempersiapkan peralatan kebersihan seperti sapu, serok, cangkul, dan kantong sampah. Sampah yang berserakan dan rumput liar dibersihkan guna menciptakan lingkungan pasar lebih bersih, sehat, serta nyaman.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Dia menekankan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak sekedar kegiatan seremonial, melainkan momentum menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan kurve ini, kita ingin membangun budaya peduli lingkungan serta mengajak seluruh elemen masyarakat agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada fasilitas umum yang digunakan bersama,” ujarnya.

Abbas berharap, aksi nyata yang dilakukan melalui kegiatan kurve tersebut menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan ramah lingkungan.

“Dengan lingkungan yang terjaga, kita yakin kualitas hidup masyarakat akan semakin baik sekaligus mendukung upaya bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” jelasnya. (dan/red2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Exit mobile version