WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Akibat tidak tersedianya tenaga pendidik di Sekolah Dasar (SD) Tumbang Hentas Kecamatan Suling Tambun terancam ditutup oleh Dinas Pendidikan (Disdik).
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan dari Daerah Pemilihan III (Dapil III), Atinita mengatakan beberapa waktu lalu ada wacana agar SD yang ada di Desa Tumbang Hentas Kecamatan Suling Tambun, ditutup dan digabungkan dengan sekolah yang ada di ibukota kecamatan yakni Tumbang Langkai.
Terkait hal itu kata Atinita, Rabu, 20 Januari 2021, dia bersama anggota DPRD Seruyan dari Dapil III yang meliputi Kecamatan Seruyan Tengah, Seruyan Hulu, Batu Ampar dan Suling Tambun sepakat agar bagaimana caranya supaya sekolah tersebut tidak ditutup.
“Saat kita reses bersama kawan-kawan di sana, kami meminta agar sekolah tersebut jangan sampai ditutup dan harus dipertahankan, kami semua sepakat untuk memperjuangkan itu,” katanya,
Dirinya menjelaskan, alasan pihak-pihak terkait hendak menutup sekolah di desa tersebut yakni tidak tersedianya tenaga pendidik negeri serta dengan pertimbangan murid yang sedikit.
Akan tetapi, dirinya sangat tidak setuju dengan wacana tersebut, dikarenakan jika sekolah yang ada di desa itu ditutup dan dipindah ke ibukota kecamatan akan sangat menyulitkan warga setempat untuk mengenyam pendidikan karena terkendala jarak yang sangat jauh.
“Kita tidak bisa seperti itu, jangan mentang-mentang muridnya sedikit dan guru yang tersedia hanya honorer kita hapus begitu saja, seharusnya kita carikan solusi dan jangan malah menutup, kapan bisa majunya kalau seperti itu terus,” tegasnya.
