WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, menyampaikan agar Pemkab Seruyan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mengatasi kekurangan guru di pedesaan.
Anggota DPRD dari Dapil III, Atinita , Sabtu, 23 Januari 2021 mengatakan, sekolah dasar di Tumbang Hentas saat ini kekurangan tenaga pendidik PNS.
“Saya harap agar Disdik mengusulkan PNS guru di SD Tumbang Hentas, karena di desa tersebut hanya terdapat guru honorer saja,” katanya.
“Berdasarkan reses kami karena guru PNS tidak ada dan siswa yang sedikit, sekolah tersebut mau ditutup artinya tidak menerima siswa baru lagi. Tapi kami perwakilan rakyat di daerah pemilihan III berkomitmen memikirkan dan mencari solusi agar sekolah itu tidak ditutup,” ujarnya.
Ketiadaan guru PNS akan berdampak kepada siswa yang bersekolah di SD tersebut, seperti kurang maksimalnya pembelajaran dan siswa akan pindah ke sekolah lain. “Dikhawatirkan lama-kelamaan tidak ada siswa yang bersekolah di SD itu,” terangnya.
Atinita menyayangkan, sekolah tersebut juga mau digabung dengan sekolah yang ada di ibu kota kecamatan yakni Tumbang Langkai, hal ini juga berdampak karena wilayahnya yang cukup jauh.
“Kalau digabungkan dengan sekolah di ibu kota tentu jauh dan ini masih kurang efektif. Harapan kami dari dua atau tiga orang siswa yang bersekolah ini, harus dipertahankan jangan semakin sedikit malah mau menutup, kapan bisa majunya,” jelasnya..
Atinita berharap agar Pemkab Seruyan lebih memerhatikan lagi di Dapil III, baik dari pendidikannya maupun hal lainnya, sehingga masyarakat bisa merasakan keadilan dan kesejahteraan yang sama.
“Saya memohon bukan berharap tapi mohon agar Desa Tumbang Hentas, untuk pendidikan agar memikirkan paling tidak guru negerinya itu satu orang dalam satu desa,” harapnya.

