wajahborneo.com, Seruyan – SBLF MYRISET Konsultan Indonesia merilis hasil survei elektabilitas empat kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Seruyan 2024.
Rilis yang disampaikan melalui konferensi pers di Ghouse cafe, Kuala Pembuang, Jumat, 15 November 2024 tersebut juga dipaparkan bagaimana tim survei melakukan riset secara mendalam dan menyeluruh terhadap persepsi mengenai pasangan calon (Paslon) Pilkada Seruyan.
Direktur Eksekutif Myriset Konsultan Indonesia, Edo Andrefson mengatakan, survei persepsi pemilih Pilkada Seruyan dilaksanakan pada 4 – 10 November 2024, melibatkan 800 responden yang tersebar di 10 Kecamatan se Kabupaten Seruyan.
“Survei menggunakan metode multistage random sampling, Margin of error 3,1 persen. Kami melibatkan responden di kecamatan dan desa se-Kabupaten Seruyan,” katanya.
Edo menjelaskan, survei dengan sasaran “Seandainya Pilkada Seruyan dilaksanakan hari ini, diantara pasangan calon berikut mana yang akan di-pilih (Elektabilitas) sebagai Bupati-Wakil Bupati Seruyan?”.
“Didapatkan hasil elektabilitas yakni, Muhammad Mukhlis–Muhammad Aswin 40,63 persen, Iswanti Darwan Ali–Mistius 27,36 persen, Ahmad Selanorwanda–Suplan 15,38 persen, Akhmad Pajriannor–Totok 7,88 persen dan belum menentukan sikap 8,75 persen,” katanya.
Lebih dalam lagi, dari hasil survei tersebut terungkap tingginya persentase dukungan terhadap pasangan nomor urut 1 dengan slogan MANTAB tersebut juga didukung dengan tingkat kesukaan (akseptabilitas) pada paslon Muhammad Mukhlis–Muhammad Aswin sebesar 49 persen, sedikit lebih tinggi dari pasangan Iswanti Darwan Ali–Mistius, 41.38 persen, Ahmad Selanorwanda–Suplan 23.75 persen, Akhmad Pajriannor–Totok 13.13 persen.
“Alasan mereka (responden) memilih paslon, Muhammad Mukhlis–Muhammad Aswin karena figurnya dinilai dekat dengan masyarakat, visi-misi dan program kerja lebih baik dan berpengalaman. Sementara untuk Paslon Iswanti Darwan Ali–Mistius dinilai mempunyai rekam jejak dan pengalaman karena sebagai mantan wakil bupati sebelumnya. Atribut masif dan dukungan parpol yang banyak,” ujarnya.
Selain itu, faktor lain meliputi tingkat kunjungan paslon atau timses yang datang ke lingkungan warga di seluruh desa juga turut mendongkrak dukungan terhadap Muhklis-Aswin.
“Timses paslon Muhammad Mukhlis–Muhammad Aswin lebih dikenal karena dinilai lebih sering bersosialisasi dengan masyarakat terutama di grassroot (Kalangan bawah) dengan persentase 44,64 persen, kemudian Iswanti Darwan Ali– Mistius 34.04 persen, Ahmad Selanorwanda – Suplan 28.30 persen dan Akhmad Pajriannor–Totok 15.71 persen,” jelasnya. (red3)


