Tingkatkan Kontribusi PAD, Perusda Batara Membangun Resmikan Mini Market PerusdaMart

Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis, mengunjungi mini market milik Perusda Batara Membangun. Foto/Ist/Yon

wajahb👁️rneo.com, Barito Utara – Perusahaan Daerah (Perusda) Batara membangun adalah perusahaan daerah yang terhormat yang telah menjadi bagian dari Perdasi, yaitu perkumpulan BUMD Aneka Usaha Seluruh Indonesia yang diakui dan diawasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Direktur Perusda Batara Membangun, Barito Utara, Asianoor Alihazeki, menjelaskan alasan mengapa Perusda Batara Membangun dimasukkan dalam kategori Aneka Usaha. Hal ini disebabkan oleh keberagaman jenis usaha yang telah dibangun Perusda Batara Membangun, di mana PerusdaMart menjadi usaha ke-8 yang resmi dibuka.

“Alhamdulillah, usaha-usaha yang kami rintis sebelumnya telah berjalan dengan sukses, menghasilkan laba dan berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tahun 2014 hingga 2023. Kami juga secara konsisten diaudit oleh KAP Independent dan berhasil menerima sertifikat dengan kategori WTP setiap tahunnya,” ujar Asianoor Alihazeki saat upacara peresmian Mini Market PerusdaMart di RSUD Muara Teweh Lantai 1,  Jumat, 4 Oktober 2024.

Lebih jauh, Asianoor menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi kinerja oleh BPKP untuk tahun 2023, Perusda Batara Membangun mendapatkan skor 90 atau telah dinilai AA (Sehat). Beliau berharap bahwa pada tahun 2024, dengan adanya penambahan unit usaha baru, pencapaian ini dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.

Dalam konteks yang lebih luas, Alihazeki menekankan tantangan umum yang dihadapi dunia usaha, yakni kebutuhan untuk terus tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan yang stagnan dapat menyebabkan perlahan-lahan redupnya usaha. Ini karena pendapatan biasanya tetap, sementara biaya operasional, termasuk upah dan pengeluaran akibat inflasi, terus meningkat. Di sisi lain, persaingan sengit membuat sulit untuk meningkatkan pendapatan.

“Ironisnya, dalam dunia perdagangan dan jasa terdapat hukum tak tertulis yang menyatakan bahwa jika menjual dengan harga terlalu mahal, produk tidak akan laku, dan jika terlalu murah, usaha bisa bangkrut. Menjual dengan harga sebanding dengan pesaing mungkin mempertahankan bisnis, tetapi pertumbuhan akan terhenti,” ujarnya.

Untuk itu, Alihazeki menekankan pentingnya memperbesar volume usaha atau menciptakan unit usaha baru tanpa mengorbankan kesejahteraan karyawan. Penggunaan teknologi robotik juga menjadi pertimbangan, meskipun hal itu bisa memperkecil lapangan kerja, sehingga harus diimbangi dengan menciptakan usaha baru dan peningkatan kualitas SDM.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati sebelumnya, H Nadalsyah, yang sejak awal menjawat telah membangun dasar-dasar yang kuat untuk BUMD ini, serta kepada Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis atas dukungannya yang tak kenal lelah. Terima kasih disampaikan pula kepada Kejari Barito Utara untuk dukungan hukum yang kontinyu sehingga PDBM dapat terus berjalan dengan sebaik-baiknya tanpa melanggar hukum,” terangnya.

Terakhir, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Direktur RSUD Muara Teweh atas kerjasamanya selama ini, mulai dari pengadaan bahan makanan bagi pasien, oxygen, gas lpg, hingga kesempatan untuk membuka minimarket di lingkungan RSUD. Asianoor berharap agar kemitraan ini dapat terus berlangsung dengan baik. (yon/red2)

 

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link