Wabup Seruyan Terima Kunjungan Tim Audiensi Percepatan Penurunan Stunting

WAKIL BUPATI SERUYAN Hj Iswanti mendampingi Direktur Ketahanan Remaja BKKBN Kalteng serta audiensi dan pendampingan advokasi KIE Bupati dan Walikota se-Kalteng dan Kepala Kemenag di aula kantor Bupati Seruyan, Sabtu, 25 Maret 2023. Foto/Ist/wajahborneo.com

WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Pencapaian target percepatan penurunan stunting merupakan salah satu investasi utama dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. Stunting merupakan asupan gizi yang kurang secara berkepanjangan dan penyakit infeksi kronis yang berulang.

Demikian dikatakan, Wakil Bupati Seruyan Hj Iswanti saat kunjungan kerja Direktur Ketahanan Remaja BKKBN di Kalimantan Tengah (Kalteng) serta audiensi dan pendampingan advokasi KIE Bupati dan Walikota se-Kalteng dan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) di aula kantor Bupati Seruyan, Sabtu, 25 Maret 2023.

“Dengan adanya kegiatan ini semakin mempererat dan menjalin koordinasi, Sinergi yang baik Demi kemajuan Kalimantan Tengah terlebih khusus Kabupaten Seruyan,” katanya.

Iswanti menambahkan semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi tambahan wawasan dan pengetahuan dalam upaya penetapan kebijakan dan strategi yang tepat dalam mencapai target percepatan penurunan stunting di Kabupaten Seruyan.

“Adapun langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Seruyan dalam rangka percepatan penurunan stunting adalah pendampingan calon pengantin, pendampingan ibu hamil, pendampingan Ibu pasca persalinan, dan pendampingan anak usia 0 sampai 59 bulan,” ujarnya.

Selain itu, Tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Seruyan juga membentuk tim pendamping keluarga yang akan berjuang di lapangan dalam upaya penurunan stunting.

“Semoga dengan adanya audiensi dan kunjungan tim percepatan penurunan stunting dapat memahami secara jelas dan bekerja sama dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Seruyan. Mari bersama-sama menjaga dan membangun wilayah kita agar terhindar dari adanya kasus stunting sehingga sumber daya manusia di daerah kita menjadi sehat dan unggul menuju Indonesia emas tahun 2045,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link