wajahborneo.com, Seruyan – Dari nama-nama yang beredar di masyarakat. Ada tiga bakal calon bupati yang diprediksi kuat bakal meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Seruyan tahun 2024 ini.
Muhammad Mukhlis dan Ahmad Selanor Wanda terkonfirmasi bakal maju sebagai bakal calon Bupati Seruyan 2024-2029. Sementara, Anang Dirjo masih menunggu arahan untuk diusung.
Muhammad Mukhlis atau yang karib di-sapa Busu Mukhlis memastikan dirinya akan maju sebagai bakal calon Bupati. Namun apakah nanti akan diusung melalui partai politik ataupun melalui jalur independen, belum dipastikan.
“Pembicaraan dengan partai-partai sudah berjalan dan arahnya positif, saya belum bisa memastikan apakah nanti diusung partai atau melalui jalur independen, semua kemungkinan bisa terjadi,” kata Mukhlis yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pemkab Seruyan.
Meskipun demikian, Busu Mukhlis yang juga pernah menjadi legislator DPRD Seruyan periode 2004-2009 ini memiliki basis massa yang tersebar di kecamatan-kecamatan hingga pedesaan. Adik kandung Bupati Seruyan 2018-2023 Yulhaidir ini dikenal dekat dengan masyarakat.
Ahmad Selanor Wanda diusung Partai Golkar sebagai bakal calon Bupati. Bentuk keseriusannya, Selanor Wanda terlihat aktif bersosialisasi dengan masyarakat di sejumlah kecamatan.
Ketua Harian Partai Golkar Seruyan, Bambang Yantoko, Kamis, 28 Maret 2024 kepada wajahborneo.com mengatakan, Selanor Wanda diusung Partai Golkar untuk memenangkan Pilkada Seruyan 2023-2029.
Wanda-sapaannya- dikenal sebagai bankir senior di Bank Kalteng. Wanda kini menduduki posisi strategis sebagai direktur Bank Kalteng sejak tahun 2018 sampai sekarang.
Namun katanya, untuk lebih memantapkan lagi, penetapan calon Bupati maupun Wakil Bupati terlebih dahulu akan menunggu hasil survey yang hasilnya di-publikasikan bulan Mei mendatang.
“Saat ini, kami juga masih menunggu hasil survey untuk menjaring siapa-siapa saja yang layak,” katanya.
Sementara untuk kriteria calon Wakil Bupati, Walaupun Bambang Yantoko tidak mengungkapkan secara gamblang, namun Partai Golkar memberikan kesempatan untuk pendamping (Wakil Bupati) mengarah ke figur kader Golkar maupun tokoh masyarakat di Seruyan Hilir.
“Saya pun juga ikut di survey, tidak menutup kemungkinan jika ada figur lain yang layak mendampingi sebagai wakilnya. Jadi, tidak mesti dari Seruyan Hilir,” ujarnya.
Anang Dirjo dikonfirmasi via telepon, dia belum berani memastikan pencalonannya. Pasalnya, mantan Pj Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalteng tersebut masih menunggu instruksi pimpinannya.
“Tapi, semua itu tergantung masyarakat, pemimpin seperti apa yang diinginkan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Seruyan ke depan,” jelasnya.

