Dinkes Seruyan : 62 Kasus DBD di Kecamatan Seruyan Hilir

FOGGING dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Seruyan sebagai upaya mencegah berkembangnya DBD di Kabupaten Seruyan. Foto/Ist

WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan melansir data kasus serangan nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun 2023 sebanyak 62 kasus.

Rilis data Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan tersebut adalah kasus DBD sejak Januari hingga pertengahan Februari tahun ini untuk Kecamatan Seruyan Hilir.

Bupati Seruyan Yulhaidir melalui Kadis Kesehatan dr Bahrun Abbas Kamis, 16 Februari 2023 mengatakan langkah yang diambil setelah menerima laporan kasus DBD, yakni dengan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan pengasapan atau fogging.

Sementara kata Abbas, upaya pencegahan DBD yang dilakukan melalui fogging hanya bersifat sementara, karena hanya mampu membunuh nyamuk dewasa.

Untuk itu, pencegahan yang paling efektif kanya, seluruh masyarakat harus melakukan pencegahan DBD melalui upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M plus.

“Yang paling penting itu, pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk, mencegah gigitan nyamuk dan selalu memperhatikan kebersihan lingkungan,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link