wajahborneo.com, Seruyan – Mendorong terciptanya pengetahuan dan meningkatkan kesadaran warga sekolah dalam melestarikan lingkungan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia membentuk program gerakan peduli lingkungan hidup sekolah atau Sekolah Adiwiyata.
Demikian dikatakan Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Muliyadie saat membuka kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Adiwiyata dan Aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) Tahun 2026, di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Selasa, 14 April 2026.
Kegiatan tersebut diikuti juga Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Seruyan Yusdi Hariani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan Taufikurrahman, dan SOPD.
Muliyadie mengutarakan, dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan meningkatkan kesadaran warga sekolah untuk menjaga kelestarian lingkungan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia membentuk program gerakan peduli lingkungan hidup Sekolah atau dikenal dengan Sekolah Adiwiyata.
“Sekolah Adiwiyata mengajarkan kita untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah sebagai tempat belajar mengajar yang nyaman, bersih, indah, hemat, dan menyehatkan,” katanya.
Selain itu, kemajuan teknologi menimbulkan dampak positif dapat dirasakan baik secara ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun tidak jarang terdapat juga dampak negatif yang tidak bisa dihindari manusia atau di luar kendali.
Muliyadie menambahkan, banyaknya aktivitas penebangan pohon dan pembakaran hutan menyebabkan keanekaragaman hayati terancam punah, ironisnya faktor utama disebabkan ulah manusia dengan indikator mencapai 80 persen. Untuk itu, pemerintah berusaha membuat kebijakan penyelamatan lingkungan dengan menanamkan pemahaman serta budaya ramah lingkungan sedini mungkin kepada anak-anak generasi penerus bangsa melalui pendidikan sekolah.
“Bersama mari kita sukseskan program pemerintah yang sangat baik ini. Tumbuhkan gerakan peduli terhadap lingkungan melalui program Sekolah Adiwiyata untuk menciptakan pendidikan berkualitas di Bumi Gawi Hatantiring,” tutupnya. (dan/red3)

