wajahborneo.com, Denpasar – Penggunaan sistem digitalisasi untuk semua transaksi keuangan daerah diharapkan dapat meminimalisir terjadinya penyalahgunaan keuangan daerah.
Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Seruyan, Muhamad Mukhlis ketika menutup kegiatan Bimbingan Teknis Perencanaan, Penganggaran, Penatausahaan, Pertanggungjawaban Keuangan dan Persiapan SP2D Online yang terintegritasi SIPD RI, di Hotel Neo Kuta Legian Denpasar, Bali, Kamis, 23 Mei 2024.
Mukhlis berharap dengan diadakannya Bimtek tersebut ke depannya Kabupaten Seruyan bisa menerapkan sistem digitalisasi dari semua transaksi keuangan daerah sehingga meminimalisir terjadinya penyalahgunaan keuangan daerah.
Baca juga berita terkait ini sebelumnya….
Pj Bupati Seruyan Buka Bimtek Penata Usahaan Keuangan Daerah dan Persiapan SP2D Terintegrasi
“Bimbingan Teknis ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempercepat dan mengimplementasikan SIPD sebagai upaya mempermudah dalam pengambilan keputusan,” katanya.
Selain itu, Bimtek juga ditujukan agar dapat menghasilkan suatu data yang akurat dan begitu pula persiapan penggunaan SP2D online merupakan salah satu program yang diperlukan kesiapannya serta sosialisasi sejak dini guna kepada seluruh SKPD dalam penggunaan SP2D online.


