wajahborneo.com, Palangka Raya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Hafid, menegaskan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hanya bisa dilakukan melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait.
Dalam pernyataannya kemarin, ia menyatakan bahwa tindakan kolektif sangat penting untuk mengatasi masalah karhutla yang sudah menjadi bencana berulang setiap tahunnya.
“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta semua pihak terkait sangat diperlukan. Pasalnya, pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan secara individual, tetapi membutuhkan sinergi dari semua elemen,” ujarnya, Jumat, 27 September 2024.
Abdul Hafid juga menekankan perlunya aturan yang jelas dalam pengelolaan hutan dan lahan guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran. Ia mengungkapkan bahwa upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mencegah karhutla.
“Dalam upaya pencegahan karhutla, partisipasi aktif masyarakat sangat penting. Mulai dari pengawasan terhadap aktivitas yang berisiko memicu kebakaran hingga keterlibatan dalam program reboisasi di area yang terkena dampak,” tambahnya.
Melalui kerja sama yang solid dan komitmen dari semua pihak, Abdul Hafid berharap masalah karhutla yang sering terjadi dapat diminimalisir, demi menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Kalteng. (din/red2)

