wajahborneo.com, Seruyan – Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan Tahun 2024 ini, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menurun signifikan jika dibandingkan tahun lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Seruyan, Agung Sulistyono, Senin, 4 November 2024 mengutarakan, jumlah kejadian kebakaran lahan menurun jika dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk kebakaran lahan itu baru terjadi beberapa titik. Tapi, kita bersama TNI-Polri, MPA masih siaga,” katanya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan, Agung Sulistyono, melaporkan hingga Oktober 2024, prakiraan luas lahan yang mengalami kebakaran di Kabupaten Seruyan hanya 25,3 hektar.
Baca juga…⤵️
➡️ Sepanjang Januari–Oktober 2024, BPBD Seruyan Catat 432 Hotspot
➡️ Evaluasi Penanggulangan Karhutla 2024, BPBD Seruyan Libatkan Camat dan Kades
Kebakaran hutan dan lahan ini tersebar di berbagai kecamatan dengan rincian, Seruyan Hilir 2,5 hektar, Seruyan Hilir Timur 7,04 hektar, Seruyan Raya 3 hektar, Danau Seluluk 2 hektar, Batu Ampar 1,5 hektar, Seruyan Hulu 9,5 hektar.
“Kecamatan Seruyan Hulu memiliki luas lahan terbakar terbesar di antara kecamatan lainnya dengan 9,5 hektar,” jelasnya.
Dijelaskan Agung, meski tahun ini karhutla di Seruyan terkendali, namun semua pihak harus tetap waspada dan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya guna antisipasi dini pencegahan serta pengendalian Karhutla. (*/red3)

