wajahborneo.com, Palangka Raya — Aksesibilitas yang baik adalah kunci utama dalam mendorong kemajuan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan terisolir.
Untuk itu, anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tommy Irawan Diran Rabu, 19 November 2024 menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pedesaan
“Kita harus memastikan bahwa masyarakat di pelosok juga merasakan manfaat pembangunan yang merata, baik itu jalan, jembatan, maupun sarana lalinnya. Pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya terfokus di perkotaan saja.” ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kalteng ini menambahkan, masih banyak daerah di Kalteng khususnya wilayah pedalaman, menghadapi kendala akses jalan yang buruk dan minimnya fasilitas umum. Kondisi ini berdampak pada sulitnya distribusi barang, layanan kesehatan, dan pendidikan.
“Kita perlu memastikan anggaran APBD dapat dialokasikan secara optimal untuk mengatasi masalah ini. Infrastruktur yang memadai akan menjadi pendorong utama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat,” katanya.
Tomy menyarankan agar pemerintah provinsi untuk menggandeng pihak swasta dalam mempercepat pembangunan infrastruktur melalui program kemitraan.
Selain itu, pemerintah diminta tidak hanya fokus pada pembangunan jalan dan jembatan, tetapi juga menyediakan sarana listrik, air bersih, dan internet di pelosok.
“Di era modern sekarang ini, infrastruktur digital juga sangat penting untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil dengan dunia luar,” jelasnya. (din/red3)

