Dorong Pemenuhan Gizi Anak Menuju Indonesia Emas 2045, Wamen PPPA Veronica Tan Luncurkan Program “One Day Two Eggs” di Seruyan

Plh Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas menyerahkan bantuan kepada peserta program katarak gratis di Pembuang Hulu Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan. Foto/Ist/wajahborneo.com

wajahb👁️rneo.com, Seruyan Upaya peningkatan kualitas gizi anak kembali digencarkan pemerintah pusat melalui peluncuran program One Day Two Eggs, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Veronica Tan, di RSUD Hanau, Kabupaten Seruyan, Sabtu, 27 September 2025.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, Plh Sekda Kabupaten Seruyan Bahrun Abbas, Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Cabang Sinar Mas Hong Tjihn, Kepala DP3AP2KB Seruyan Junaidi, Direktur RSUD Hanau, serta jajaran camat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Veronica Tan menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya gerakan yang diinisiasi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ini. Ia menyebut program One Day Two Eggs sejalan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.

“Anak-anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing adalah investasi masa depan bangsa. Indonesia Emas sulit terwujud jika kebutuhan gizi dasar mereka tidak terpenuhi,” tegasnya.

Menurut Veronica Tan, gerakan konsumsi dua butir telur per hari adalah langkah nyata dalam mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan status gizi masyarakat. Telur, katanya, merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang mudah diperoleh, terjangkau, dan penting bagi pertumbuhan anak.

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita poin ke-4, yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia unggul melalui penguatan kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan dan anak. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, lembaga sosial, dan media dalam mendukung keberhasilan program ini.

Sejak diluncurkan Januari 2025, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membentuk 8.344 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Hingga September 2025, program ini telah menjangkau 82,9 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak dan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kehadiran program diharapkan mampu memperbaiki status gizi masyarakat sekaligus menekan prevalensi stunting secara signifikan.

Selain peluncuran One Day Two Eggs, acara juga dirangkaikan dengan Bhakti Sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan pihak swasta dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Menutup kegiatan, Wamen PPPA menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari relawan Tzu Chi, tenaga pendidik, pengasuh, hingga para orang tua yang mendampingi tumbuh kembang anak-anak.

Dengan penuh optimisme, ia menegaskan komitmen pemerintah menuju masa depan gemilang: “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045.” (red3)

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link