wajahborneo.com, Barito Utara — Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara, H. Parmana Setiawan, mendukung terlaksananya Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-DAS Barito Zona 1. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Barakati, Muara Teweh, Kamis, 9 April 2026.
Parmana Setiawan, mengutarakan Muscab tidak hanya agenda rutinitas partai semata, tetapi momentum strategis membangun komunikasi politik yang sehat. Sekaligus, penguatan internal partai berdampak positif terhadap kontribusi partai dan kemajuan daerah secara menyeluruh.
“Pelaksanaan Muscab bukan hanya agenda rutinitas partai, tetapi juga wadah strategis untuk mempererat kebersamaan, menyatukan visi, serta memperkuat peran partai dalam mendukung pembangunan di Barito Utara,” katanya.
Anggota Komisi III tersebut, menekankan pentingnya kolaborasi yang harmonis antara elemen legislatif, eksekutif, hingga partai politik. Sinergi ini merupakan kunci utama menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah yang dinilai semakin kompleks.
Parmana Setiawan, menambahkan keberhasilan berbagai program strategis pemerintah daerah (Pemda), seperti Program 11.12 yang dicanangkan Kepala Daerah juga bergantung pada dukungan kolektif. Tentunya, kader partai yang memiliki jaringan hingga ke tingkat akar rumput memegang peranan penting sebagai penghubung aspirasi masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat, kami di legislatif siap mendukung kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi dengan partai politik menjadi kunci agar program-program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dia juga mengapresiasi peran PKB dalam menjaga stabilitas politik dan memperkuat nilai-nilai demokrasi di Barito Utara. Parmana berharap Forum Muscab ini mampu melahirkan struktur kepengurusan yang solid serta kepemimpinan yang amanah di masa mendatang.
“Harapan kami, Muscab ini membawa energi baru bagi partai untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” jelasnya. Antisipasi Konflik Sosial

