
wajahborneo.com, Seruyan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah.
Melalui imbauan resmi, BPBD mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, menghemat penggunaan air, serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, S.Pi., M.M., mengatakan kondisi suhu udara yang meningkat berpotensi menimbulkan berbagai risiko, baik terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan.
“Di tengah cuaca yang semakin panas, masyarakat diharapkan tetap waspada, menjaga kondisi tubuh, dan bersama-sama mencegah terjadinya bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Agus Supriadi.
BPBD Kabupaten Seruyan memberikan sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat agar tetap aman dan sehat selama musim kemarau.
Pertama, masyarakat diminta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menghindari dehidrasi akibat tingginya suhu udara.
Kedua, warga dianjurkan menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan, seperti topi, payung, kacamata hitam, serta pakaian yang mampu menyerap keringat.
Ketiga, BPBD menyarankan masyarakat menghindari aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, karena pada rentang waktu tersebut intensitas sinar matahari berada pada kondisi paling terik.
Waspadai Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan
Selain menjaga kesehatan, BPBD Kabupaten Seruyan juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun membakar sampah sembarangan.
Cuaca panas dan kondisi lahan yang kering dinilai dapat mempercepat penyebaran api sehingga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
BPBD mengajak masyarakat segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini sebelum meluas.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam pohon, menghemat penggunaan air bersih, serta merawat sumber-sumber air yang ada di sekitar tempat tinggal.
Di sisi lain, masyarakat diminta menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan akibat cuaca panas.
“Mari Bersama Cegah Bencana, Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Lingkungan, Seruyan Aman, Seruyan Sehat”. Kami berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam menghadapi musim kemarau sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan, “ tutupnya. (bam/red3)
