Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur Paling Banyak Kasus Karhutla, Dengan Luasan 829 Hektare Lahan Terbakar

Kalaksa BPBD Seruyan, Agus Supriadi saat diwawancara awak media, Senin, 7 September 2026. Foto/Said M. Dandi

wajahborneo.com, Seruyan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan terus meluas dan terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data terakhir lahan yang terbakar mencapai 829 hektare, dengan titik api paling banyak di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, Senin, 7 September 2026, menyebut berdasarkan data terakhir laporan titik api mencapai 2.687 titik. Titik ini tersebar di sejumlah kecamatan dengan tingkat kejadian yang bervariasi.

“Berdasarkan data hingga hari kemarin, luasan lahan yang terbakar mencapai 829 hektare yang tersebar pada 2.687 titik,” katanya.

Agus menambahkan, Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur tercatat menjadi wilayah dengan jumlah titik paling tinggi. Tidak hanya itu, Kecamatan Seruyan Raya dan Danau Sembuluh juga masuk dalam daerah yang cukup banyak ditemukan titik api.

“Berdasarkan data kita Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur yang paling tinggi. Disusul Seruyan Raya dan Danau Sembuluh,” ujarnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi karhutla di Seruyan perlu mendapat perhatian serius, terutama di wilayah yang memiliki jumlah titik terpantau cukup tinggi.

“Menyikapi hal tersebut, upaya pencegahan dan penanganan di lapangan menjadi hal utama agar kebakaran lahan tidak meluas hingga ke kawasan lain,” jelasnya.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link