Dorong Produk Kerajinan yang Berkualitas, DPRD Barito Utara Apresiasi Pelatihan Anyaman Rotan bagi UMKM Lokal

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati. Foto/Ist/Setwan DPRD

ωajàhßörneo.cóm, Barito Utara — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengapresiasi Pelatihan Lanjutan Modifikasi Kulit dan Anyaman Rotan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UKM) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026, yang digelar di Wisma Barakati Tepian Kolam, Jalan Rekreasi Remaja Muara Teweh.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati Rabu, 9 September 2026, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat, khususnya pelaku UKM yang bergerak di bidang kerajinan.

“Saya sangat mengapresiasi adanya pelatihan lanjutan seperti ini. Kegiatan ini penting untuk meningkatkan keterampilan para pelaku UKM sekaligus mendorong mereka menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai tambah,” katanya.

Menurut Nety, Barito Utara memiliki potensi bahan baku lokal, khususnya rotan, yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi. Karena itu, potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui peningkatan keterampilan, inovasi dan kreativitas para pengrajin.

“Rotan merupakan salah satu potensi yang kita miliki. Kalau dikelola dengan baik dan dikembangkan melalui desain yang lebih modern, tentu bisa menjadi produk unggulan daerah,” ujarnya.

Nety berharap para peserta tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan dalam membuat anyaman, tetapi juga memahami kebutuhan pasar sehingga produk yang dihasilkan dapat memiliki daya saing.

Selain itu, pengembangan produk kerajinan harus diikuti dengan perhatian terhadap kualitas, desain, kemasan dan pemasaran.

“Jangan sampai setelah mengikuti pelatihan, keterampilan itu tidak dikembangkan. Kami berharap para peserta bisa terus berinovasi dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha masing-masing,” katanya.

Nety mendorong pemerintah daerah agar memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada pelaku UKM, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Dengan pembinaan yang konsisten, Nety optimistis produk kerajinan berbahan rotan dan kulit dari Barito Utara dapat semakin dikenal dan dipasarkan ke luar daerah.

“Harapan kita produk kerajinan masyarakat Barito Utara tidak hanya dipasarkan di daerah sendiri, tetapi bisa menembus pasar luar daerah bahkan pasar nasional,” jelasnya. (tio/bam/red2)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link