wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya — Kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Bundaran KB Sampit menuju Pelabuhan Pelindo Bagendang di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memprihatinkan.
Menyikapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Hafid, Sabtu, 9 Agustus 2025 mendesak Pemerintah Provinsi Kalteng untuk memprioritaskan perbaikan jalan rusak tersebut dalam anggaran tahun 2026.
Hafid menjelaskan, kerusakan di sepanjang jalan sekitar 20 kilometer itu sudah cukup parah, dengan aspal terkelupas, lubang menganga, dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ia menilai, kondisi ini tak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap kelancaran arus logistik dan perdagangan di wilayah setempat.
“Jalan dari Bundaran KB Sampit ke Pelabuhan Pelindo Bagendang itu kewenangan provinsi. Sekarang kondisinya rusak dan sangat rawan menyebabkan kecelakaan. Kami berharap Pemprov segera melakukan perbaikan,” katanya,
Jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mendukung distribusi barang menuju pelabuhan. Karena itu, penanganan kerusakan jalan tidak ditunda-tunda.
“Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dapat menimbulkan kerugian ekonomi dan menurunkan produktivitas masyarakat,” ujarnya.
Komisi IV DPRD Kalteng katanya, akan terus mengawal upaya perbaikan infrastruktur jalan provinsi, termasuk memastikan alokasi anggaran yang memadai pada 2026 mendatang. (din/red2)

