WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Bambang Yantoko menilai jika perekonomian masyarakat yang tinggal disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan sebagian besar masih berada dibawah garis kemiskinan.
“Saya ini orangnya suka keluyuran ke pelosok-pelosok, termasuk masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai itu, kalau tidak percaya coba sekali-sekali ikut saya untuk melihat-lihat kondisi masyarakat di daerah tersebut,” kata Wakil Ketua I DPRD Seruyan Bambang Yantoko, Kamis, 4 Februari 2021.
“Dalam setiap kunjungan kerja maupun setiap pelaksanaan reses di wilayah-wilayah bantaran sungai tersebut, pemerataan pembangunan yang berakibat pada ekonomi masyarakat tersebut masih belum terlihat,” kata pria yang juga Wakil Ketua I DPRD Seruyan tersebut.
Selain persoalan ekonomi kata Bambang, banyak masyarakat yang tinggal di bantaran sungai tidak memiliki rumah layak huni.
Dijelaskan, Politisi Partai Golongan Karya ini, disamping dari sisi pemeretaan pembangunan, dampak dari perluasan perkebunan yang semakin tidak terkendali ini sangat berdampak.
“Banyak masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni dan ibarat kata mereka itu untuk cukup makan sehari-hari saja sudah syukur,” katanya.
