Berlangsung di 10 Kecamatan di Seruyan, Kementerian Kesehatan Survei Status Gizi Indonesia 2022

KADINKES Seruyan Bahrun Abbas. di wawancarai media ini, Rabu, 7 September 2022. Foto/wajahborneo.com

WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melalui Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) menggelar Survey Status Gizi Indonesia Tahun 2022 atau SSGI secara serentak, sementara di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) survey mencakup di 10 kecamatan.

Seperti diketahui, Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) merupakan survei berskala nasional yang dilakukan untuk mengetahui perkembangan status gizi balita (stunting, wasting, dan underweight). Di Kabupaten Seruyan survey meliputi 34 desa dengan 55 blok sensus.

Bupati Seruyan, Yulhaidir melalui Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr Bahrun Abbas, Rabu, 7 September 2022 mengatakan, kegiatan SSGI merupakan bagian sistem manajemen pembangunan nasional bidang kesehatan.

“SSGI ini untuk mengetahui gambaran status gizi balita dan determinannya. Nantinya akan diperoleh informasi capaian indikator intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif, “ kata Abbas.

Abbas menjelaskan, Data SSGI nantinya akan digunakan sebagai data nasional dan rekomendasi kebijakan tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota terutama dalam penanganan stunting.

“Data stunting harus tersedia setiap tahun sebagai bahan evaluasi, bahan perbaikan kinerja, bahan penyempurnaan program dan kegiatan, sekaligus bahan penentu kebijakan pada tahun berikutnya,” paparnya.

 

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link