BPBD Seruyan : Ada 76 MPA di Desa dan Kecamatan

BPBD dan aparat kepolsian memeriksa peralatan pemadam api. Foto/Ist

WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Membantu pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla( di Kabupaten Seruyan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) di sejumlah desa dan kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agung Sulistyono, Senin, 4 Desember 2023 menyampaikan  hingga tahun 2023, sebanyak 76 Masyarakat Peduli Api (MPA) telah terbentuk dari  100 desa dan kelurahan di Kabupaten Seruyan.

BPBD Seruyan merencanakan program pembinaan  akan terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan keaktifan  MPA dalam membantu penanganan karhutla  di tahun 2024.

“Kami sangat bangga melihat partisipasi aktif masyarakat dalam membentuk MPA. Untuk menjaga semangat ini, kami akan melakukan pembinaan intensif pada tahun 2024 agar seluruh MPA yang telah terbentuk tetap aktif dan memiliki kemampuan yang memadai dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).” ujarnya.

Agung Sulistyono menekankan pentingnya pendataan peralatan oleh setiap MPA guna memaksimalkan peran mereka dalam pengendalian Karhutla.

“BPBD akan memberikan dukungan dalam pemenuhan peralatan untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh MPA. ” ungkapnya.

Selain itu,  pihaknya meminta  setiap desa melalui dana desa atau ADD agar tetap menyediakan pendanaan bagi MPA binaan mereka. Ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan kegiatan MPA

BPBD Seruyan berharap bahwa melalui langkah-langkah ini, MPA dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di tingkat desa dan kelurahan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version