WAJAHBORNEO.com, Seruyan –Bupati Seruyan Kalimantan Tengah, Yulhaidir mengonfirmasi jika penataan kota Kuala Pembuang yang merupakan ibukota Kabupaten Seruyan sudah direncakan jauh sebelum dirinya menjadi Bupati Seruyan.
“Komitmen untuk menata kota Kuala Pembuang sudah saya rencanakan jauh sebelum saya dilantik jadi Bupati,” kata Bupati Seruyan Yulhaidir di Kuala Pembuang, Sabtu, 28 Agustus 2021.
Yulhaidir menjelaskan, penataan kota Kuala Pembuang juga menjadi prioritas, namun perbaikan infrastruktur terutama jalan penghubung dari hilir ke wilayah hulu juga sangat mendesak.
“Jauh sebelum dilantik, saya sudah rencanakan di tahun pertama sampai ke-3 peningkatan infrastuktur dari hilir ke daerah hulu, tahun ke-4 dan ke-5 akan menata kota Kuala Pembuang,” katanya.
Penataan Kota Kuala Pembuang, kata Orang nomor satu di Kabupaten Seruyan yang dikenal dekat dengan masyarakatnya tersebut akan dimulai dari Jembatan Seruyan hingga ke dalam kota, meliputi pembenahan saluran drainase, trotoar pembatas jalan, hingga lampu hias dan penerangan jalan.
“Dari jembatan Seruyan nanti akan dibangun tulisan kaligrafi Asma Al Husna sampai ke dalam Kota Kuala Pembuang, itu sudah direncanakan,” ujarnya.
“Begitu juga dengan saluran drainase akan ditata ulang, karena selama ini juga sering mengakibatkan banjir jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” sambungnya.
Dijelaskan Yulhaidir yang juga Ketua DAD Kabupaten Seruyan tersebut, untuk mempermudah penataan kota yang akan dilaksanakan pada tahun ke-4 dan ke-5 kepemimpinannya atau tahun 2022 dan 2023 nanti, pihaknya telah merencanakan anggarannya.


