wajahb👁️rneo.com, Seruyan — Kalangan jurnalis yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Seruyan ditekankan agar memberikan pemberitaan yang berimbang dan memegang teguh kode etik jurnalistik.
Selain itu, PWI Seruyan harus ikut ambil peran dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan prosedur, sehingga roda organisasi tetap berjalan, serta mekanisme penggantian kepengurusan memberikan manfaat nyata dalam memajukan pembangunan daerah.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda saat menyampaikan sambutannya di sela acara pelantikan pengurus PWI Seruyan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Seruyan, Jumat, 20 Februari 2026.
Kegiatan tersebut diikuti juga Wakil Bupati Seruyan Supian, Penjabat Pj Sekretaris Daerah dr Bahrun Abbas, Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Wakapolres Seruyan Kompol Hendry, FKPD dan SOPD terkait.
“Saya yakin peran media kedepannya akan lebih kompleks, khususnya dalam membantu membangun soliditas dengan jajaran pemerintah daerah dan juga jajaran instansi vertikal lainnya,” katanya.
Wanda-sapaannya- menambahkan, pengurus yang telah dilantik agar menjadi wartawan yang memiliki idealisme, PWI harus mampu menghimpun kekuatan jurnalis khususnya yang tergabung dalam organisasi tersebut.
“Secara profesional baik organisasi maupun perorangan, berusahalah menjadi wartawan yang berorientasi ke masa depan dan progresif,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, jurnalis dalam membuat pemberitaan harus mengendepankan keberimbangan (cover booth side), menyajikan data sesuai fakta dilapangan dan menyampaikan masukan masyarakat terkait pembangunan yang harus dilakukan Pemkab Seruyan kedepannya.
“Pers merupakan pilar keempat demokrasi, tentunya memiliki peranan penting khususnya dalam memberikan pemberitaan yang benar dan membantu menangkal informasi hoax yang sering beredar di media sosial,” harapnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

