WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Dalam rangka pencegahan stunting pada anak di pedesaan, Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah, Yulhaidir bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Seruyan, Fauziah Yulhaidir menghadiri Sosialisasi Aplikasi eHDW di Kelurahan Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, Senin, 26 Juli 2021.
Tidak hanya menghadiri acara, Bupati Yulhaidir membuka secara resmi sosialisasi aplikasi berbasis online yang diluncurkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI tersebut.
“Aplikasi eHDW ini ditujukan untuk mempermudah tugas dan fungsi kader desa dalam memantau dan melaporkan status gizi masyarakat desa, sebagai upaya pencegahan kekurangan gizi kronis (Stunting),” kata Bupati Seruyan Yulhaidir ketika menyampaikan sambutannya.
Bupati mengharapkan, keberadaan aplikasi tersebut dapat mempermudah desa dalam menyajikan data akurat, agar upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan pencegahan stunting dapat berhasil.
“Namun tentunya upaya ini dapat berhasil jika didukung adanya kesungguhan dari para kader di tingkat kalurahan dan desa untuk sungguh-sungguh menyajikan data yang valid dan akurat sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
“Sebab jika data diisi dengan asal-asalan tanpa kroscek kebenarannya dilapangan, upaya pencegahan stunting ini akan sia-sia,” tuturnya.


