wajahborneo.com, Seruyan – Mendorong pemahaman serta upaya nyata agar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Seruyan dapat naik kelas dan berdaya saing. Pemerintah daerah (Pemda) menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan digitalisasi UMKM, yang dilaksanakan di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Sabtu, 4 Juli 2026.
Pelatihan tersebut dibuka langsung Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, dihadiri juga Kepala Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Yuliansyah Andrias, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan dr Bahrun Abbas, Wakil Ketua I DPRD Seruyan sekaligus Ketua Kadin Seruyan Harsandi, kepala perangkat daerah, pelaku UMKM, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ahmad Selanorwanda, mengutarakan dalam proses pelatihan ini para peserta akan diberikan gambaran (contoh), yang kemudian akan dilatih sampai pada praktik hingga dapat melakukan pemasaran produk secara digital (digital marketing).
“Berdasarkan kesepakatan dengan Kepala Bank Indonesia Provinsi Kalteng, seluruh hasil pelatihan ini akan kita evaluasi. Evaluasi akan dipantau oleh Kepala Dinas terkait dalam jangka waktu 3 hingga 6 bulan ke depan untuk melihat implementasi pelaksanaannya,” ujarnya.
Dia menekankan, laporan evaluasi akan melihat perkembangan UMKM yang sudah dilakukan. Dengan melihat omset penjualan mengalami peningkatan atau tidak. Untuk itu, manajemen usaha harus di kelola lebih baik terus mengembangkan produk yang dipasarkan.
“Hasil omset ini akan kita evaluasi pada gelaran Kalteng Expo tahun depan (atau bulan depan), peserta terbaik (Juara 1, 2, dan 3) akan diberikan hadiah yang luar biasa atas dukungan dari Bank Indonesia Provinsi Kalteng dan Pemda,” ujarnya.
Disisi lain, Yuliansyah Andrias, menambahkan dalam rangka pengembangan UMKM terdapat tiga pilar utama yang harus diperhatikan, diantaranya korporatisasi yakni meningkatkan kelembagaan dan sinergi kelompok UMKM, kapasitas meningkatkan kemampuan dan kualitas UMKM dan akses pembiayaan yaitu membuka jalur permodalan.
“Ketika UMKM sudah berhasil naik kelas, skala usahanya otomatis akan meningkat. Pada titik itulah mereka baru benar-benar siap dan membutuhkan tambahan modal kerja serta investasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kabupaten Seruyan, Adhian Noor menjelaskan, kegiatan ini mengusung tema “Digitalisasi UMKM, UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing” dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan UMKM. Sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan mendorong daya saing usaha agar bisnis dapat berkembang serta naik kelas di era ekonomi digital.
“Kegiatan kita kali ini diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri dari berbagai sektor usaha. Dengan perwakilan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan, mulai dari Hanau, Seruyan Hulu, Seruyan Tengah, hingga ke wilayah hilir,” jelasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor      : Bam Hermanto

