DPRD Barito Utara Nilai Festival Tandak Intan Kaharingan XII Sukses Angkat Marwah Budaya Daerah

wajahb👁️rneo.com, Barito Utara — Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Kabupaten Barito Utara. Festival budaya tersebut dinilai tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga berhasil mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dan identitas budaya daerah, Selasa, 25 November 2025.

Naruk Saritani menilai, Festival Tandak Intan Kaharingan merupakan agenda strategis dalam menjaga eksistensi budaya Dayak Kaharingan di tengah arus modernisasi yang semakin kuat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk kembali mengenal dan mencintai warisan leluhur.

“Festival Tandak Intan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi wujud nyata komitmen kita dalam melestarikan kebudayaan daerah yang menjadi jati diri masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Barito Utara,” ujar Naruk Saritani.

Ia menyebutkan, keberhasilan festival tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia pelaksana, seniman, hingga masyarakat yang turut berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Festival ini berjalan dengan baik, tertib, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu menilai Festival Tandak Intan juga memiliki dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata daerah. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

“Event budaya seperti ini memiliki efek ganda. Selain menjaga budaya tetap hidup, juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Naruk Saritani berharap kegiatan budaya berskala provinsi bahkan nasional dapat terus dilaksanakan di Barito Utara secara berkelanjutan, sehingga daerah ini semakin dikenal sebagai pusat pelestarian budaya Kaharingan.

“Harapan kami, Festival Tandak Intan Kaharingan terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya, karena inilah cara kita menjaga warisan budaya agar tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Share via
Copy link