DPRD Kalteng Apresiasi Shrimp Estate Berkah, Potensi Ekonomi Hingga Lapangan Kerja Baru

Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Bryan Iskandar (Kedua dari kiri) saat mengunjungi Shrimp Estate Berkah di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Foto/Ist

wajahb👁️rneo.com, Sukamara –  Program Shrimp Estate Berkah yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di Kuala Jelai Kabupaten Sukamara, mulai menuai hasil menggembirakan. Tak hanya panen udang vaname, warga juga kini “memanen” dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng pun memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Bryan Iskandar, menyebut program ini bukan sekadar proyek budidaya, melainkan sebuah transformasi wilayah pesisir.

“Ini bukan sekadar tambak udang. Ini adalah mesin pembangunan. Jalan-jalan diperbaiki, air bersih mengalir, listrik stabil, bahkan sinyal telekomunikasi kini bisa dinikmati warga. Inilah yang disebut pembangunan berdampak langsung,” ujar Bryan Iskandar, Senin, 7 April 2025.

Program yang didukung penuh oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran ini bahkan sudah memasuki panen parsial pada siklus kedua, dengan capaian produksi udang mencapai 20 hinga25 ton. Angka tersebut diproyeksikan terus naik, seiring kesiapan infrastruktur pendukung yang makin matang.

Tak hanya soal produksi, program ini juga membuka pintu lebar bagi lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda daerah. Bryan menegaskan, Shrimp Estate membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Program Shrimp Estate Berkah juga punya visi besar yakni, menembus pasar ekspor. Pemprov Kalteng telah bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menyiapkan fasilitas rantai dingin (cold chain) dan sistem pemasaran terpadu.

“Tujuannya jelas: menjadikan Indonesia, termasuk Kalteng, sebagai pemain utama dalam ekspor udang dunia,” katanya.

Bryan mendorong agar program ini diperluas ke wilayah pesisir lainnya di Kalteng. Dengan begitu, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan APBD akan semakin signifikan.

Shrimp Estate Berkah bukan hanya mengubah wajah Kuala Jelai. Ini bisa menjadi model nasional pengembangan budidaya udang yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat.” tuturnya. (din/red2)

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link