wajahb👁️rneo.com, Palangka Raya – Dalam upaya memperkuat peran sebagai wakil rakyat, seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali turun langsung ke masyarakat melalui agenda reses perorangan. Kegiatan ini bertujuan menjaring aspirasi warga secara langsung dari setiap daerah pemilihan (dapil), guna memastikan arah kebijakan daerah benar-benar selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong, menekankan pentingnya reses sebagai wahana komunikasi antara legislatif dan rakyat. Ia menyebutkan bahwa seluruh pokok pikiran DPRD harus berangkat dari suara masyarakat di lapangan.
“Sebagai wakil rakyat, kami wajib mendengar, memahami, dan menyuarakan aspirasi warga. Reses ini menjadi kunci agar setiap kebijakan yang kami perjuangkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Kalteng,” ujar Arton saat diwawancarai Kamis, 27 Februari 2025.
Politisi dari Dapil Kalteng I (Gunung Mas, Katingan, dan Palangka Raya) ini menambahkan bahwa berbagai isu strategis menjadi perhatian utama, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi dan sosial.
“Melalui reses ini, kami mendapat gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi warga. Ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan program kerja dan kebijakan DPRD ke depan,” katanya.
Hasil dari kegiatan reses ini akan dihimpun dan dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, yang selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalteng untuk diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Masyarakat pun diajak aktif terlibat dalam forum reses dengan menyampaikan harapan, kritik, maupun solusi terhadap berbagai persoalan yang ada.
Dengan pelaksanaan reses perorangan ini, DPRD Kalteng berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta mewujudkan kebijakan yang responsif, tepat sasaran, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga di seluruh penjuru Kalimantan Tengah. (din/red2)
