WAJAHBORNEO.com, Seruyan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Masfuatun mengutarakan, jalan pertanian di wilayah eks Transmigrasi Unit III atau Desa Halimaung Jaya Kecamatan Seruyan Hilir Timur, memerlukan perhatian karena saat ini kondisinya kurang memadai.
“Saya harap Pemkab Seruyan melalui instansi terkait untuk melakukan perbaikan pada akses jalan tersebut, agar roda perekonomian masyarakat di wilayah itu bisa cepat tumbuh dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Anggota DPRD Seruyan dari Daerah Pemilihan I, Jumat, 26 Maret 2021.
Masfuatun mengungkapkan, permintaan perbaikan akses jalan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat setempat saat pihaknya melaksanakan reses tahap satu.
“Kami selaku penyambung lidah masyarakat tentunya sudah menjadi kewajiban saya untuk menyampaikan usulan perbaikan akses jalan usaha tani, terutama jembatan dengan panjang kurang lebih dua kilometer. Saya harap tidak hanya menyampaikannya saja tapi bisa mengawal aspirasi itu hingga bisa dilakukan perbaikan,” katanya.
Masfuatun menjelaskan, kelayakan infrastruktur pendukung, seperti jalan produksi pertanian sangat berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas masyarakat.
“Wilayah tersebut juga memang merupakan daerah yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan sangat banyak,” katanya lagi.
“Karena biar bagaimanapun akses jalan itu sangat penting untuk mendukung kelancaran aktivitas mereka untuk mengangkut hasil panen dan lain sebagainya. Jadi memang sudah seharusnya diperhatikan dengan baik,” terangnya
Pandemi Covid-19 ini kata Masfuatun, sangat penting selain menjaga kesehatan, juga ketersediaan pangan untuk keberlangsungan hidup, karena wabah ini belum diketahui kapan akan berakhir.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, perlu adanya kesiapan dalam kebutuhan pokok seperti halnya beras. Sektor pertanian harus didukung penuh agar produksinya terus meningkat sehingga bisa memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kita tidak tahu kapan Covid-19 ini berakhir. Jadi, segala sesuatu seperti ketersediaan pangan harus kita siapkan dari sekarang, intinya seperti peribahasa yakni bersedia payung sebelum hujan,” paparnya.

