Era Kepemimpinan Baru, Kapolres Seruyan Pantau Fasilitas Command Center

Kapolres Seruyan yang baru AKBP Beddy Suwendi didampingi Kapolres lama AKBP Han's Itta Papahit saat memantau command center di Mapolres Seruyan, Sabtu, 17 Januarii 2026. Foto/Ist

wajahb👁️rneo.com, Seruyan — Era kepemimpinan baru telah dimulai, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan infrastruktur teknologi informasi fasilitas command center di Mapolres Seruyan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Pemantauan langsung fasilitas di Mako tersebut didampingi oleh Kapolres lama AKBP Han’s Itta Papahit, serta diikuti juga oleh PJU Polres Seruyan lainnya.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi mengemukakan, fokus utama orientasi di lingkungan mako adalah peninjauan command center, salah satu teknologi yang memiliki keunggulan dalam memastikan keamanan di lingkungan masyarakat, fasilitas ini merupakan warisan dari pejabat Kapolres sebelumnya AKBP Han’s Itta Papahit.

“Fasilitas ini menjadi bukti nyata transformasi Polres Seruyan menuju Polri yang presisi, dengan mengedepankan kecepatan respon dan pengawasan wilayah berbasis digital,” katanya.

Beddy mengatakan, ruang command center ini dilengkapi dengan deretan layar monitor besar. Fasilitas tersebut mengintegrasikan berbagai fungsi kepolisian dalam satu ruang kendali.

Dia menambahkan, monitoring CCTV terpadu berfungsi menghubungkan berbagai titik strategis di wilayah hukum Polres Seruyan, memungkinkan petugas memantau situasi keamanan, arus lalu lintas, hingga potensi gangguan Kamtibmas secara real-time selama 24 jam nonstop. Layanan Call Center 110 merupakan pusat pengaduan darurat yang menjadi garda terdepan dalam merespons laporan masyarakat.

“Saya mengapresiasi sistem monitoring dan layanan 110 yang telah tertata dengan sangat baik, keberadaan command center ini merupakan aset vital bagi keamanan di Bumi Gawi Hatantiring,” jelasnya.

Menurutnya, fasilitas command center sangat bagus dan dampaknya luar biasa. Keberadaan monitoring CCTV dan Call Center 110 membuat ruang lingkup kejahatan menjadi sempit dan berkurang, hal Ini merupakan bentuk pelayanan prima yang menegaskan negara hadir hanya dalam hitungan menit melalui panggilan telpon.

Sementara itu, Pejabat lama, AKBP Dr. Hans Itta menjelaskan, pembangunan command center bertujuan untuk memudahkan koordinasi antar satuan fungsi di lapangan. Dia berharap, di bawah kepemimpinan AKBP Beddy Suwendi, teknologi ini dapat lebih dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Teknologi ini menjadi mata dan telinga kita di lapangan. Saya serahkan fasilitas tersebut untuk senantiasa dijaga serta dikembangkan dalam upaya memberikan rasa aman bagi masyarakat di Bumi Gawi Hatantiring,” harapnya.


  • Kontributor : Said Ahmad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Exit mobile version