Fraksi DPRD Seruyan Sampaikan Pandangan Umum Soal APBD Perubahan, Ini Sejumlah Masukan yang Disampaikan

Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi (kanan), saat menyerahkan dokumen pandangan fraksi DPRD Seruyan kepada Plh Sekda Seruyan, dr. Bahrun Abbas (kiri), di Aula Paripurna DPRD Seruyan, Selasa, 22 September 2026. Foto/Said M. Dandi/wajahborneo

wajahborneo.com, Seruyan – Fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan menyampaikan pemandangan umumnya terhadap pidato pengantar Bupati Seruyan tentang Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran (TA) 2026, di Aula Paripurna DPRD Seruyan, Selasa, 22 September 2026.

Rapat paripurna kelima itu kembali dipimpin Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, didampingi Wakil Ketua II DPRD Seruyan, Muhtadin. Sementara dari eksekutif dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, kepala perangkat daerah, 14 orang anggota DPRD Seruyan, SOPD, dan FKPD.

Adapun Fraksi-fraksi DPRD Seruyan yang menyampaikan pemandangan umumnya, yakni Ketua Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan Subani, Anggota Fraksi Golongan Karya (Golkar) Stefani Berliana Magdalena, anggota Fraksi Gerakan Indonesia Raya adil sejahtera (Gerindra PKS) Citra Yudha DJ Itam, Sekretaris Fraksi PAN Hanura Rahmanudin, dan Sekretaris Fraksi Kebangkitan Pembangunan Demokrasi Nasional Wiwin.

Ketua Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan, Subani mengatakan pentingnya transparansi dalam seluruh proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban APBD Perubahan TA 2026. Pihaknya meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kualitas perencanaan agar tidak terjadi pemborosan, tumpang tindih kegiatan, maupun pelaksanaan program yang tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Proses perencanaan hingga penganggaran pada APBD Perubahan TA 2026 harus jelas, terukur, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Sementara, Anggota Fraksi Golkar, Stefani Berliana Magdalena, mengemukakan pihaknya mendorong agar optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) terus ditingkatkan dengan mengembangkan potensi pendapatan daerah dan memperbaiki tata kelola pemungutan pajak.

“Kami meminta belanja daerah agar tetap memperhatikan program yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Disisi lain, anggota Fraksi Gerinda PKS, Citra Yudha DJ Itam, menyampaikan pada APBD Perubahan TA 2026 agar dilakukan penyesuaian anggaran dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat. Adanya pengurangan anggaran agar tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik.

“Efisiensi anggaran bukan soal mengurangi anggaran, tetapi bagaimana anggaran yang tersedia dapat digunakan secara tepat, efektif, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Untuk itu, setiap program dan kegiatan yang mendapatkan alokasi anggaran harus memiliki tujuan dan target yang jelas serta dapat diukur hasilnya,” ujarnya.

Sedangkan, Sekretaris Fraksi PAN Hanura Rahmanudin, memandang APBD Perubahan TA 2026 merupakan bagian penting dalam penyesuaian kebijakan anggaran dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan daerah pada tahun berjalan. Fraksi PAN Hanura mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan dalam melakukan penyesuaian terhadap struktur pendapatan, belanja, dan pembiayaan dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal serta prioritas pembangunan daerah.

“Kami berharap APBD Perubahan TA 2026 dapat semakin diarahkan pada program yang efektif, efisien, tepat guna, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Fraksi Kebangkitan Pembangunan Demokrasi Nasional, Wiwin menegaskan, pentingnya pengawasan terhadap setiap penggunaan anggaran agar setiap rupiah APBD dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, hukum, dan memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat.

“Kami minta dalam APBD Perubahan TA 2026 kali ini, Pemkab Seruyan agar mempersiapkan anggaran untuk penanganan dampak yang timbul dari musibah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Seruyan, terutama dampak kesehatan bagi masyarakat,” paparnya.


  • Kontributor: Said Muhamad Dandi
  • Editor          : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link