Freddy Ering Soroti Permasalahan Aplikasi Sirekap dalam Penghitungan Suara

ANGGOTA DPRD Kalimantan Tengah, Yohannes Freddy Ering. Foto/Ist

wajahborneo.com, Palangkaraya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah yang juga Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Yohannes Freddy Ering, menyuarakan kekhawatirannya terkait dengan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (SIrekap) yang digunakan dalam proses penghitungan suara Pemilu 2024.

”Aneh memang bisa kehilangan sekian ratus, atau sekian ribu suara dalam jangka waktu satu hari, dan juga korban-korban pergeseran suara yang sangat tidak masuk akal, tidak normal,” ungkap Freddy Ering, Sabtu. 24 Februari 2024.

Sebagai tanggapan atas masalah ini, Yohannes mendukung upaya jajaran penyelenggara pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menata ulang sistem penghitungan, dengan mempertimbangkan kembali penggunaan acuan perhitungan secara manual.

Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah ini juga mengungkapkan bahwa secara struktural, di tingkat pusat, partainya sudah mengambil sikap terhadap masalah aplikasi SIREKAP. Sebagai kader partai, Yohannes menyatakan keterbukaannya untuk mengikuti keputusan yang diambil oleh partai di tingkat nasional.

”Karena penyelenggara pemilu ini kan sistemnya baku secara nasional, sehingga apa yang diputuskan di Jakarta kita ikut di daerah, jadi tidak harus kita di daerah untuk mengundang Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan sebagainya,” jelasnya.

Dia juga menekankan pentingnya keberlanjutan proses demokrasi yang transparan dan akuntabel, di mana seluruh pihak harus memastikan bahwa setiap suara masyarakat dihitung secara cermat dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Selanjutnya ia siap untuk terus memantau perkembangan terkait penghitungan suara dan memastikan bahwa proses demokrasi di Kalimantan Tengah berjalan dengan baik dan adil bagi semua pihak terlibat. (din/red2)

Tinggalkan Balasan

copyright@wajahborneo.com

error: Content is protected !!
Share via
Copy link