wajahborneo.com, Seruyan – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, Harsandi mengapresiasi launching penggunaan alat berat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Seruyan Hulu di Desa Tumbang Manjul Kecamatan Seruyan Hulu .
“Kita sangat mengapresiasi karena memang ini salah satu program yang mampu menjawab tantangan kami terkait dengan efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat atau pemotongan anggaran yang secara besar-besaran yang dilakukan pemerintah pusat,” ujar Harsandi saat diwawancara awak media di Aula Paripurna DPRD Seruyan, Rabu, 10 Juni 2026.
Harsandi mengutarakan, apabila menghitung pemotongan anggaran di tahun 2026 dana Kabupaten Seruyan terpangkas sebesar 193 miliar. Hal ini umumnya jika dibuat proyek 200 juta atau 1.000 paket proyek akan hilang di Kabupaten Seruyan, dan kebijakan tersebut tentu sangat mengganggu jalannya pembangunan di daerah ini.
“Kebijakan Pemda dan diamini DPRD adalah dengan melakukan pengadaan satu set alat berat yang kemarin sudah di-launching di Desa Panyumpa, dan ini sangat dibutuhkan. selama ini kurang lebih hampir 6 bulan berjalan, alat Dinas PU yang cuman ada satu set itu sudah mulai bergerak di daerah atas,” katanya.
Dia menegaskan, keberadaan alat berat ini ternyata sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat di Kecamatan Seruyan Hulu. Hal tersebut bukti nyata Pemda dalam membantu meningkatkan insfratruktur di daerah pedalaman.
“Satu set penggunaan alat berat yang diserahkan baru-baru ini untuk UPTD Seruyan Hulu, InsyaAllah ini akan menjawab tantangan dan berupaya meningkatkan insfrastruktur secara bertahap,” tegasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor      : Bam Hermanto


