Hasil Meningkat, Masyarakat Dapil II Dominan Berkebun Kelapa Sawit

Aliansyah, Anggota DPRD Seruyan, ketika memberikan keterangan kepada sejumlah rekan media, terkait dengan potensi yang ada di dapil II. Foto/Ist

wajahborneo.com, Seruyan – Mengingat hasil perkebunan kelapa sawit dalam beberapa tahun terakhir sangat menjanjikan, masyarakat di daerah pemilihan (dapil) II dominan bergelut di perkebunan kelapa sawit.

Potensi perkebunan di dapil II belakangan ini hasilnya sangat menjanjikan, bahkan diketahui nilai jual dari kelapa sawit juga membaik. Tidak heran banyak masyarakat yang mulai membudidayakan kelapa sawit, karena saat ini harga kelapa sawit terus mengalami kenaikan dan nilai jual terbilang tinggi.

“Untuk harga tandan buah segar (TBS) kepala sawit saat ini berkisar Rp 2.960 per kilogram. Harga ini tergolong tinggi dan telah sesuai dengan harapan masyarakat,” kata Aliansyah, Anggota DPRD Seruyan, Jumat, 17 Oktober 2024.

Menurutnya, apabila harga TBS tetap stabil dan berlangsung hingga kurun waktu 10 tahun ke depan, tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Selain perkebunan, potensi lainnya di dapil II yakni berupaya membudidayakan sektor perikanan. Namun saat ini budidaya perikanan terkendala oleh hama enceng gondok, banyaknya jumlah anjing ini sangat mengganggu aktivitas perikanan,” tambahnya.

Aliansyah berharap, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan pemda dan pihak perusahaan, agar bisa melakukan evaluasi terhadap jumlah anjing gondok yang terbilang sangat banyak, sehingga secara bertahap aktivitas perikanan di dapil II bisa berjalan efektif. (**)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link