wajahborneo.com, Seruyan – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seruyan diingatkan untuk lebih memperhatikan kondisi rumah dinas guru dan tenaga kesehatan (nakses) di daerah pemilihan (dapil) III, selain tidak layak huni jumlahnya masih terbatas.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, Mistius mengatakan, tenaga pendidik (guru) dan nakses yang ditempatkan di dapil III banyak yang tidak memiliki tempat tinggal. Hal ini terjadi tidak lain akibat jumlah rumah dinas yang terbatas dan belum ada penambahan.
“Perlu langkah tepat dari pemda dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama para pejuang abdi negara yang sudah bersedia ditempatkan di daerah pedalaman atau hulu,” kata Mistius, Minggu, 25 Agustus 2024.
Menurutnya, selain jumlah ketersediaan yang tergolong terbatas, keberadaan dari rumah dinas ini sudah tergolong kurang layak. Hal ini juga menjadi salah satu faktor yang membuat abdi negara mempercepat pindah dari tempat tugasnya.
“Sudah tidak layak jumlah rumahnya pun terbatas, ini yang sering kali dikeluhkan para abdi negara ketika berada di wilayah hulu. Terlebih di desa tempatnya bertugas tidak ada rumah warga yang bisa disewa untuk tempat tinggal,” jelasnya.
Untuk itu, diharapkan perhatian serius dari pemda melalui instansi terkait, sehingga keamanan dan kenyamanan para pendidik maupun nakes bisa terpenuhi dengan memadai. (**)

