wajahborneo.com, Seruyan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memastikan kebutuhan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah 2026 Masehi di setiap kecamatan sudah terpenuhi. Penambahan pasokan hewan kurban tetap dilakukan dengan mendatangkan stok dari luar daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, Sri Susanti saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis, 14 Mei 2026 menyatakan, secara keseluruhan ketersediaan hewan kurban di dalam daerah sudah mencukupi. Berdasarkan pendataan hingga saat ini baru BMT Seruyan yang sudah melaporkan data hewan kurban, dengan jumlah hewan kurban sebanyak 20 ekor sapi hingga kambing.
“Tujuan pendaftaran ini untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dikurbankan nanti,” katanya.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan jumlah hewan kurban untuk Idul Adha tahun ini yakni sapi sebanyak 550 ekor dan kambing sebanyak 130 ekor. Adapun pendistribusiannya akan dilakukan secara merata pada seluruh kecamatan di Kabupaten Seruyan.
“Jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 530 ekor naik menjadi 550 ekor sapi,” ujarnya.
Ditambahkan Sri, pemantauan dilakukan secara rutin hingga di tingkat kecamatan untuk memastikan hewan tersebut layak dikurbankan. Selain tim lokal, pemantau ini juga mendapat dukungan dari tim ahli Provinsi Kalimantan Tengah.
“Meminimalisir Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban, pemasok dari luar daerah tetap diperbolehkan selama tidak berasal dari wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah,” jelasnya.
- Kontributor : Said Muhamad Dandi
- Editor : Bam Hermanto

