Peringati Hari Sejuta Pohon, Ratusan Bibit Gratis Dibagikan

Penyerahan bibit pohon oleh kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Kuala Pembuang Sugoro (Kiri) di Bundaran 2 Kuala Pembuang, Selasa, 13 Januari 2026. Foto/Ist/

wajahb👁️rneo.com, Seruyan – Balai Taman Nasional melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Kuala Pembuang membagikan ratusan bibit tanaman gratis kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Menanam Sejuta Pohon di Bundaran 2 Kuala Pembuang, Selasa, 13 Januari 2026.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Kuala Pembuang, Sugoro Sutoyo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memanfaatkan momentum peringatan Hari Menanam Sejuta Pohon.

“Momentum ini kita jadikan langkah awal untuk melestarikan lingkungan, salah satunya dengan mengadakan event pembagian bibit pohon gratis,” katanya.

Sugoro menjelaskan, ratusan bibit pohon yang dibagikan merupakan jenis tanaman produktif dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

” Jenis bibit yang disalurkan antara lain durian, matoa, petai, dan jengkol, tanaman ini memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis,” ujarnya.

Dia menambahkan, Bibit pohon yang  dibagikan sifatnya dapat memberikan manfaat. Untuk itu masyarakat diminta ikut menanam, sekaligus bentuk dukungan menjaga lingkungan.

Sugoro menegaskan, Pembagian bibit tersebut tidak hanya seremonial belaka, melainkan program penting yang dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, setiap momentum atau event yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan konservasi akan dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan serupa.

“Kegiatan ini selalu berkesinambungan, setiap ada event yang sifatnya lingkungan hidup atau konservasi, kita akan lakukan kegiatan seperti ini,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, kegiatan konservasi akan dikembangkan dengan berbagai bentuk lain, tidak hanya pembagian bibit. Salah satunya melalui pembentukan kader konservasi dan kader lingkungan yang fokus pada perlindungan serta pelestarian alam.

“Kemungkinan nantinya bukan pembagian bibit lagi, tapi event lain seperti pembentukan kader konservasi atau kader lingkungan yang bergerak di perlindungan dan konservasi,” harapnya. (dan/red3)


  • Kontributor : Said Ahmad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version