wajahborneo.com, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Duwel Rawing, menekankan pentingnya perpustakaan sebagai sarana yang efektif untuk belajar dan memperkaya pengetahuan masyarakat.
Menurutnya, perpustakaan bukan sekadar tempat penyimpanan buku, tetapi merupakan pusat pengetahuan yang memiliki manfaat besar bagi semua lapisan masyarakat.
“Perpustakaan memiliki peran vital dalam meningkatkan aksesibilitas dan keberagaman sumber belajar,” ujar Duwel Rawing, Sabtu, 2 Agustus 2024.
Duwel menjelaskan bahwa perpustakaan memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai jenis literatur, mulai dari buku teks hingga jurnal ilmiah, yang membantu memperluas wawasan dan pemahaman individu terhadap berbagai topik.
Duwel juga menyoroti pentingnya perpustakaan sebagai ruang yang tenang dan kondusif untuk belajar, yang menurutnya dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas para pengguna. “Dengan suasana yang mendukung, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat belajar yang efektif, tetapi juga membantu meningkatkan fokus dan hasil belajar,” katanya.
Perpustakaan, menurut Duwel, juga berfungsi sebagai tempat bagi masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan literasi dan penelitian. Di sini, mereka memiliki kesempatan untuk belajar secara mandiri, menggali informasi lebih dalam, serta mengasah kemampuan analitis mereka.
“Perpustakaan juga menjadi tempat diskusi dan kolaborasi, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan mendukung,” tambah Duwel.
Duwel menekankan bahwa di era digital seperti sekarang, perpustakaan telah bertransformasi menjadi pusat informasi online yang dapat diakses secara global, membuka akses pengetahuan tanpa batas geografis.
Dengan perkembangan teknologi, perpustakaan kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat fisik, tetapi juga sebagai ruang virtual yang memfasilitasi pembelajaran jarak jauh.
“Perpustakaan modern memperluas cakupan pengetahuan yang dapat dijangkau oleh masyarakat, sehingga peran perpustakaan semakin penting di era digital,” tutupnya.
Perpustakaan diharapkan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan belajar masyarakat di era yang semakin terhubung ini, baik melalui media cetak maupun digital. (din/red2)
