wajahb👁️rneo.com, Seruyan – Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024 digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, Kamis, 28 November 2024
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bahrun Abbas, Kepala DP3AP2KB Junaidi, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Taufik Kurahman.
Dalam sambutannya, dr. Bahrun Abbas menjelaskan bahwa survei ini merupakan langkah penting untuk memetakan status gizi masyarakat di Kabupaten Seruyan, sebagai dasar untuk merancang kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
“Pelaksanaan SSGI ini adalah bagian dari upaya kita untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Data yang terkumpul akan menjadi dasar bagi intervensi yang lebih efektif,” ujar dr. Bahrun.
Rapat ini juga dihadiri oleh delapan enumerator yang akan bertugas mengumpulkan data di lapangan. Mereka akan melakukan survei di 10 kecamatan, 43 desa/kelurahan, dan 64 blok sensus yang telah ditentukan di Kabupaten Seruyan.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sama mendukung kegiatan ini, karena data yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat bagi sektor kesehatan, tetapi juga sektor lain,” tegasnya.
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) adalah program nasional yang dilakukan secara serentak untuk memantau status gizi masyarakat, termasuk prevalensi stunting, obesitas, dan gizi kurang.
Hasil survei ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan berbagai program kesehatan di Kabupaten Seruyan pada tahun-tahun mendatang. (*/red3)
