wajahborneo.com, Yogyakarta – Kabupaten Seruyan berkeinginan memperbanyak ragam motif batik dengan ciri khas dan keunikan tersendiri yang berbeda dengan corak batik daerah lain.
Pengembangan ragam motif ini dilakukan sebagai upaya diversifikasi desain motif yang bertujuan menciptakan motif khas Kabupaten Seruyan yang unik, menarik, berdaya jual serta memiliki karakteristik potensi alam dan budaya yang mencirikan Kabupaten Seruyan.
Demikian di-kemukakan Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) di Yogyakarta, Jumat, 27 April 2024.
Dalam kunjungan tersebut Pj Bupati juga didampingi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) dr Bahrun Abbas beserta Pelaksana tugas (Pllt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Ahmad Hidayat dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agung Sulistiyono.
Sementara dari BBSPJIKB mendampingi Pj Bupati dan rombongan yakni, Kepala Bagian Tata Usaha BBSPJIKB, Siti Rohmatul Umah.
“Seruyan akan mendukung tumbuhnya pelaku industri kecil dan menengah batik di Seruyan yang saat ini masih tertinggal dalam hal kreativitas pengembangan desain desain motif khas daerah Kabupaten Seruyan,” katanya.
Djainuddin Noor menambahkan, dengan banyaknya ragam desain motif batik khas daerah yang indah dan disukai konsumen pada akhirnya akan mampu menggerakkan industri kreatif pengolahan batik, sehingga menjadi usaha industri yang jauh lebih maju dan menguntungkan serta menyerap banyak tenaga kerja.
Selain itu Pj Bupati dan rombongan juga melihat beberapa ruangan/laboratorium kegiatan di BBSPJIKB diantaranya ruang galeri, laboratorium tenun, laboratorium batik, laboratorium garmen, laboratorium anyaman/serat alam non tekstil, laboratorium perhiasan dan ruang digital learning center.
“Kedepan kita berharap melalui kegiatan ini, pengembangan desain motif batik yang di lakukan BBSPJIKB berkerjasama dengan Pemkab Seruyan,” paparnya.
