Rumah BUMN Seruyan Gelar Pelatihan Kreasi Purun Dorong Peningkatan Ekonomi UMKM

Peserta yang sangat antusias mengikuti pelatihan kreasi purun yang diinisiasi Rumah BUMN Seruyan, yang berlangsung di Omon Kopi, Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir, Minggu, 30 Agustus 2026. Foto/Said M. Dandi

wajahborneo.com, Seruyan – Rumah BUMN Seruyan menyelenggarakan pelatihan kreasi menganyam purun guna meningkatkan kreativitas dan membawa kerajinan tradisional menjadi naik kelas, yang berlangsung di Omon Kopi, Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir, Minggu, 30 Agustus 2026.

Asisten Supervisor Rumah BUMN Seruyan, Muhammad Andi Hidayat, mengatakan kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut mengusung tema “Kreasi Purun: Dari Tradisi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi”, sekaligus bertujuan memacu kreativitas masyarakat dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan potensi lokal menjadi produk berdaya saing.

Pelatihan tersebut menghadirkan Arigiana, pemilik Gia Craft and Art, sebagai pemateri sekaligus praktisi. Setiap peserta diajarkan teknik dasar menganyam purun serta mengolahnya menjadi lebih praktis dan interaktif.

Dia menekankan, tanaman purun memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika disentuh dengan inovasi. Untuk membuatnya menjadi naik kelas diperlukan keahlian dan kreativitas.

“Kami melihat purun bukan hanya bagian dari tradisi, namun memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Dalam pelatihan ini, kita ingin memberikan keterampilan sekaligus membuka perspektif baru bagi peserta kearifan lokal dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Andi menegaskan, pengembangan kerajinan purun perlu didukung dengan peningkatan kualitas desain, kemasan, hingga strategi pemasaran agar mampu merambah pasar yang lebih luas.

“Tentu kita menyadari selain kreativitas diperlukan strategi pemasaran guna mendukung produk UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas,” katanya.

Andi berharap, seluruh peserta terus berinovasi menghasilkan produk kerajinan unggulan, sehingga UMKM lokal mampu mandiri, naik kelas, dan menggerakkan roda perekonomian di Bumi Gawi Hatantiring.


  • Kontributor : Said Muhamad Dandi
  • Editor           : Bam Hermanto

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Share via
Copy link